Sabtu Kemarin Ada Pemurtadan Masal !
Desember 16, 2007 — indiegalOrang-orang rasanya takut sekali dengan film yang sebenarnya gw sendiri males banget untuk nonton (format sinetron bo’, sedangkan gw eneg bgt ma sinetron) tapi gara-gara banyak sodara-sodara setanah-air yang jiper ma tuh film, takut dihipnotis, takut jadi murtad, takut jadi kafir… so gw berpikir… “Mannn, I must watch that movie !” (hehehe)
Christians talk about that movie, katanya ini cara bagus untuk memperkenalkan Tuhan Yesus dengan cara yang kontekstual en relevan ke tengah bangsa kita. En Indonesia adalah Negara yang mayoritas Muslim, jadi rasanya banyak orang Muslim gak terima dengan acara film itu. Banyak orang yang beranggapan bahwa itu upaya Kristenisasi bahkan menyangkut-pautkan itu didukung oleh Zionissss ! (huahahaha)
Gw sendiri berpendapat film yang ditakuti orang-orang itu gak istimewa… Pertama, karena seperti kisah sinetron… Gw udah fed up dengan sinetron. Enough. (Except Solusi, I still like it… hihihihi…*now I knew all of the team ! Wow!*) Kedua, kalo dulu antusiasme gw termasuk tinggi dengan kisah-kisah yang penginjilan Kabar Baik seperti ini… (maklum dulu remaja radikal dalam Tuhan, semangatnya masih tinggi hehehe) Tapi sekarang, gw udah gak kepikiran lagi dengan hal-hal seperti ini… Buat gw media ya hanya media, the real evangelism for me is when you meet people, fellowship with them, encourage them, introduce them with Christ, and help them grow in Christ.
Bukan berarti media bukan cara ampuh untuk Shout Jesus Fame, justru sangat ampuh ! Gw termasuk bertumbuh mengenal Tuhan lewat media, justru fellowship gw termasuk minim dengan sodara seiman… Itu sebabnya gw udah sadar and looking for good bros and sizts in Christ (hihihih)
But back again to that movie, gw sadar en ngucap syukur juga kalo ternyata banyak urang Indonesia yang masih rasional tuk nyikapin sinetron My Hope ini. Karena hanya urang tulul bin gublik yang percaya kalau film ini bisa meng-hipnotis. Hehehe. Hanya urang aneh juga yang bisa pindah kepercayaan cuma gara-gara nonton sinetron selama 1 jam.
Sekarang, mari kita telaah gossip yang digosok makin sip yang bertebaran selama ini…
Waspadai misi gereja di TV
tgl 15 des 07 jam 16.30-17.
30 serentak di RCTI,Transtv,
tvri. Judul My Hope
Indonesia dganti mnjd sbuah
penantian. Di India prnh
dputar dg jdl yg sama &
b’hasil m’hipnotis (collective
hypnosis)jutaan
penduduknya. Sebarkan
kteman2 muslim lainnya
No way, folks… mengenal Yesus Kristus tidak dengan hipnotis-hipnotisan. Ketika seseorang mengaku Yesus Kristus menjadi Tuhan dan Juruselamatnya serta dibaptis, dibutuhkan kesadaran dunk. Concioussness. Kesadaran yang diilhamkan oleh Roh Kudus yang menginsyafkan kita dari segala dosa kita. Period. Since when Christian believe in hipnotism ???
Gw sendiri kadang suka nonton dakwah Islam di tepe-tepe tuh… En gak ngebikin gw jadi muallaf tuh, but at least, I know Islamic values…
Next gossip, please…
Semua Gereja sudah menyetujui penayangan acara ’sakral’ itu. Semua institusi bermayoritas Kristen sudah menuggu - nunggu hal itu. Semua penginjil Zionis sudah mengharapkan acara seperti itu. Tujuannya, agar seluruh Indonesia dapat menerima Yesus sebagai Tuhan.
Gak juga, gara – gara ada larangan kayak gini justru orang Kristen yang gak mau en males nonton jadi pengen nonton (hehehe) *I’m one of them !*
Oh ya, rasa-rasanya orang Indonesia mesti belajar membedakan Kristen dan Yahudi, Evangelis dan Zionis dan lain-lainnya itu… Kok rasa-rasanya banyak yang gak bisa bedain ya ? Ketahuan kurang info dan paranoidnya… (woupzz)
*16.30 WIB. Stop Blogging. Watch The Movie*
Okay ! Gw udah nonton. Gw cuma bilang…. Restu Sinaga keren banget ! (hehehe)
Huhuhu…What can I say, ternyata film-nya seperti sinetron kebanyakan kok. Bedanya hanya film ini talk bout Christ, not Allah SWT. Gak ada istimewanya. Biasanya sebuah sinetron penuh dengan dialog Astagfirullah, MasyaAllah, Alhamdullilah, dll… Yang ini tidak, bahkan kalimat Puji Tuhan pun jarang. Hanya di penghujung sinetron tersebut itu diungkapkan pesan keselamatan dari Yesus Kristus. That’s it ! No salvation invitation ! Meskipun di akhir sinetron itu ada link direction ke website My Hope. Hanya itu…
Gak ngerti deh, apa orang jadi terhipnotis untuk buka website My Hope tersebut… hihihihi…
So tantangan gw di blog ini… yaitu gak mungkin banget kalau film My Hope pake hipnotis-hipnotisan terbukti benar.
Kesimpulannya ?
Gw nemuin orang-orang yang paranoid ama sinetron Natal… Bangsa Indonesia kagak dewasa menyikapi perbedaan. Gw tinggal di masyarakat yang aneh, yang gak menyukai warna pelangi. Gw tinggal di masyarakat yang bisa ketakutan ama sinetron rohani tapi demen kisah pocong ama cerita seks tengah malam. Titik. (udah speechless)
PEACE OUT !
GOD BLESS !
Geliat blogosphere :
Sebuah Penantian Membongkar Kebobrokan Kristenisasi
Program My Hope dan Pemurtadan
Yang Membuat Heboh Itu My Hope Indonesia
Mereka Yang Pintar Kok Kita Yang Kebakaran Jenggot
Sebuah Penantian Yang Mengecewakan
My Hope Sudah Berlalu Mana Hipnotis Dan Kristenisasinya
Isu Kristenisasi Via Audio Visual
Hipnotis Masal My Hope Indonesia Hahaha
Sebuah Penantian… Kristenisasi ?
Sebuah Penantian Yang Mengecewakan








Desember 16, 2007 pukul 10:03 am
ya amplohh….. sampe segitunya kabar yg beredar. maklum, aku udah lama nggak liat teve & blogwalk-analyze, jd nggak tau perkembangan ini.
btw, kam nulis komen juga di blog itu kan tam?
ps: Jiper itu artinya apaan sih? maklum deh, anak daerah…
Desember 16, 2007 pukul 10:25 am
soal hal2 yg kayak gini ya sis, seorang misionaris muda di orgaisasi “Youth with a mission” baru2 ini ditembak orang gila di kantornya. aduh… there you go my bro… with our Lord.
Desember 16, 2007 pukul 10:25 am
[...] Sabtu Kemarin Ada Pemurtadan Masal ! [...]
Desember 16, 2007 pukul 11:56 am
itu kan cuma permainan media yang terlalu membuat HEBOH ….
Kali juga sbg trik khusus buat narik pemirsa ya … CMIIW
Desember 16, 2007 pukul 3:41 pm
Saya kok sangat percaya, orang mau pindah agama itu SEJUTA kali mikir dan pertimbangannya. Bukan karena sekedar nonton sebuah sinetron…
Nah orang yang pacaran bertahun-tahun beda agama saja, kalau di suruh pasangannya pindah ngikut agamanya, belum tentu mau kok. Kemungkinan cuma dua. Kawin beda agama, putus demi kebaikan bersama.
Mari gunakan akal sehat dan awareness kita, biar tetap eling, wening dan waspada.
Salam kenal kawan…
Desember 16, 2007 pukul 5:11 pm
Jangan salahkan masyarakat kita yang bodoh, karena kenyataannya emank begitu…
Mereka bukan utk dipersalahkan, tapi perlu kita bimbing ke arah ‘perbedaan warna’ tapi ’satu nama » yaitu warna…’
Berpikir simple aja, bahwa emang ada satu-dua orang yg reseh, dan suka bikin fitnah disana-sini….
*sedih*
Desember 17, 2007 pukul 1:40 am
Yang pasti pesan dari film itu bagus.
Pengampunan itu membebaskan
Desember 17, 2007 pukul 1:56 am
wah…wah…saya ikut prihatin atas terjadinya “pemurtadan” yang kata orang di blog My Hope Indonesia sudah menjurus terjadi nya “perang” uang telah didengungkan oleh para misionarisasi indonesia…tapi mbok yaa… pada mengerti sesama Rakyat Indonesia , tepo seliro…..urus agama masing-masing tanpa harus mengusik ketenangan orang beragama…..di islam ” Lakuum diinukum waliyadiin”…nah itu menjadi pegangan bagi umat Islam supaya terus waspada akan bahaya “ZIONIS” dunia…..hati-hati….baik merusak. bisa pindah akidah kita, tidak hanya TV tapi perilaku kita yang sekarang banyak mengarah ke sana…kasihan generasi Islam kita bung….
Desember 17, 2007 pukul 5:50 am
@ele azhar,
Yes bro, nyampe segitunya…
Lucu yakh ? Hehehe…
@geboy,
saya rasa enggak. Respon si pengguna media aja yg gak dewasa…
@Krisnawan Putra,
bener banget mas… Suatu hal yg konyol kalo ada orang jadi Kristen gara2 nonton sinetron doankxx…
Salam kenal juga, mas… Thanxx for visiting my blog…
@antarpulau,
hehe you’re so realistic person… I like it…
Setuju banget sih mas, tapi lebih berpikir how to change them with a good and positive mindset… ? Susyehhh kali yea… Everyone’s busy with their own business. (same here…
@anthonysteven,
hehehe, setuju bro !
@hendra,
mas, dari komentar anda ketahuan anda ‘gak nangkep’ maksudnya…
Di film My Hope justru terjadi hal sebaliknya… GAK ADA Pemurtadan… Itu cuma paranoid sebagian orang aja…
Okz mas Hendra, makasih udah visit blog saya…
GOD Bless You all…
Desember 17, 2007 pukul 7:27 am
ha..ha..ha..
tanya diri sendiri dulu dong.
setiap hari justru islam melakukan islamisasi di televisi, kenapa malah protes.. demokrasi dong… atau takut jemaat banyak yang pindah??
gitu aja kok repot.
Desember 17, 2007 pukul 7:36 am
sungguh… tontonan televisi adalah sarana paling mudah untuk merubah akidah
dan kerusakan akidah itu sudah lama terjadi,
bahkan jauh sebelum tayangan my hope itu sendiri direncanakan.
Desember 17, 2007 pukul 7:58 am
[...] Siapa yang harus waspada?Repot Amat?Sebuah Penantian.. Kristenisasi?Ustadz Menjawab: Film FTV Natal KristenisasiGak Perlu Panik, Tapi yang Jelas Malah Bikin Penasaran!!!Mereka yang Pintar, Kok Kita yang Kebakaran Jenggot?My Hope Sudah Berlalu, Mana Hipnotis dan Kristenisasinya?Saya Terhipnotis!!Sebuah Penantian Yang MengecewakanSabtu kemarin ada Pemurtadan Masal! [...]
Desember 17, 2007 pukul 8:00 am
trek bek gw udah masuk blom?
salam kenal..
Desember 17, 2007 pukul 8:33 am
Mbak, ga kaget kalau orang Indonesia terlalu paranoid ama yang beginian. Masyarakat kita sudah “sakit” sejak lama kok. Hanya ga terdeteksi aja sejak dulu.
Beberapa oknum memang bisa mengendus dengan baik adanya segmen2 dalam masyarakat Indonesia yang bisa jadi sasaran empuk dari iklan-iklan picik dan sempit semacam ini, untuk melancarkan tujuan kotor mereka. Sekarang, kita tungu saja siapa yang bereaksi dengan
kekerasankeras terhadap hal-hal semacam ini. Mari kita maklumi ketidakdewasaan, keruhnya pikiran dan sempitnya dunia mereka ini sehingga tidak bisa tumbuh menjadi dewasa dalam arti yang sesungguhnya. Syukur2 kalo sempat dibawa ke dalam saat teduh kita. Untungnya, segmen masyarakat yang “masih sehat”, nalarnya “masih jalan”, dan “dunianya luas” masih cukup banyak. Thanks God!Jadi, buat anda yang merasa terganggu dengan My Hope, mari isi hari2 kita dengan hal2 yang lebih berguna terutama untuk pertumbuhan iman kita masing-masing. Malu ama negara tetangga dong… Hidup Hadi Mirza *Lho*
Desember 17, 2007 pukul 9:07 am
Lho, sinetron ? Katanya Drama ?
Tentunya banyak orang yang masih tidak dewasa di luaran sana, itu adalah kebebasan untuk tidak menganggap mereka sebagai manusia, hanya apabila mereka berteriak - teriak sebagaimana mereka lakukan kemarin.
Desember 17, 2007 pukul 9:46 am
lagi2 ditipu ma sms berantai
capee dech
Desember 17, 2007 pukul 10:14 am
duh gak sempet nonton
Desember 17, 2007 pukul 10:19 am
Ada jadwal Re-Runnya di TVRI, 24 Des 07, jam 20.00-21.00, judul Penantian.
Banyak yang kuciwa dan kecele dengan kehebohan sms2/ posting2 di blogsphere. Tetapi ada juga yang terharu oleh jalan ceritanya. Karena masalah pengampunan adalah mudah untuk dibicarakan tapi sangat sulit untuk dipraktekkan.
Bayangkan kalau anda sendiri yang menjadi pemeran tokoh utamanya. apakah anda bersedia mengampuni bapak yang telah menyakiti anda dan ibu anda sendiri?
Desember 17, 2007 pukul 10:44 am
http://qnewt.wordpress.com/2007/12/15/sebuah-penantian-yang-mengecewakan/
Desember 17, 2007 pukul 11:40 am
IMAN HARUS TEGUH BARU CUBAAN DAPAT DI HALANG.
Desember 17, 2007 pukul 12:54 pm
Walah belum nonton sinetronnya………
Sampai sebegitunya ya reaksi terhadap sinetron itu, jadi pengen nonton.
Desember 17, 2007 pukul 2:22 pm
bwahahahaa….sakit perut ketawa melihat kekonyolan kambing2 fanatik itu…sampai isu hipnotis segala…kalau di negara maju udah jadi bahan tertawaan satu negara tuh. tapi ya gpp lah lumayan jadi ada lawakan yang ngocok perut juga. fanatism…bah !!! that’s why i’m dissappointed at religion & choose to be an atheist
Desember 17, 2007 pukul 2:51 pm
emang acara tuh tv gak parah.. Tp bagus jg kalo ada info2 gitu biar muslim/ah pd hati2 ama kristenisasi.
Desember 17, 2007 pukul 3:12 pm
@sandynata,
udah tuh mas… Lam kenal juga…
Seneng baca postingnya, rasa2nya di hari yang sama kita sedang tertawa bersama juga (hehehe)
@ardians,
iya sih, lama2 jadi kebiasaan aja dengan rakyat Indonesia tercinta.
You said,
Hidup Hadi Mirza *Lho*
Wah, jadi anda kemarin voting utk Hady Mirza… Oh pantesannnnnnn…… (hehehe)
@pr4s,
yah siap2 kecewa aja mas… Tapi kalo anda pecinta sinetron sih anda bisa aja justru malahan suka. Shttt, jangan lupa wudhu en zikir dulu…. *mr: green*
@toto,
iya… salam paranoid.
Makasih udah Islamisasi saya dengan tayangan religius Islam di stasiun2 teve Endonesia ya… (hehehe, PEACE)
GBU all…
Cuma curhat kok ya… Postingan ini disikapi dengan santai aja yakh semua…
Desember 17, 2007 pukul 3:19 pm
@shusaku,
saya juga dissapointed ma agama. Tapi puji Tuhan saya gak kecewa ma Tuhan
Desember 17, 2007 pukul 3:20 pm
Film ini ndak ekslusif ah, justru pesan moralnya universal gitu.
Desember 17, 2007 pukul 4:04 pm
mane katanya bisa ngehipnotis? lagian jalan ceritanya dah ketebak, saya sependapat sama tulisan diatas. masy Indonesia blum siap menerima perbedaan, kalaupun ada cm sebagian kecil.
mungkin karena terbiasa hidup dengan anggota kelompok yang memiliki warna yang sama. jadi pegel dan gatel ketika melihat ato masuk ke warna yang baru.
tau bener tau engga deh….
Desember 17, 2007 pukul 4:07 pm
Hihihihi….. Ternyata seheboh itu yah yang terjadi di balik pemutaran film Sebuah Penantian? Masih ga percaya!! Hohoho…. Gitu aja koq dihebohin ya? Padahal sekali setahun aja jarang. Wkwkwkwk…..
Salam kenal…. ^^v
Desember 17, 2007 pukul 7:31 pm
om om yang terhormat,saya heran aja ma komentar komentar yang sok tahu dan sok pintar tanpa dasar seperti sebagian komentar di atas,
berbuat tidak pada kapasitasnya,apalagi ada yang bilang “bingung tinggal di masyarakat yang aneh,la anda siapa lahir di mana dan hidup di mana?dan yang di sebut aneh tuh yang minoritas apa yang mayoritas? ada juga yang jelek2kin pandangan orang muslim,di bilang suruh bedain antara yahudi dan nasrani, dgn kendaraan zionnis dan missionaris? perlu anda ketahui, bagi orang muslim itu semua sama saja, mereka bersekongkol baik langsung maupun tak langsung dalam misinya terhadap islam,sampai akir zaman, bahkan di kutip dalam Al-Qur’an bahwa “sesungguhnya mereka orang kafir(selain islam) tidak akan rela terhadapmu sehingga kamu(muslim) mengikuti seperti keyaqinanya(kafir)…..saya yaqin itu benar kalo setiap manusia mau jujur terhadap hatikecilnya yang cerah,
Desember 17, 2007 pukul 10:28 pm
Salam kenal semuanya,
Kristenisasi??Pemurtadan??Kok smuax pd heboh sih?Toh itu bukan soal baru lagi di dunia ini…Kembali ke diri kita masing-masing aja,mau murtad atau ga,it’s ur own choice lah..Memutuskan untuk berpindah dari satu “keyakinan” kan bukan perkara gampang, tdk semudah membalikkan telapak tangan,man…Semuanya pasti sudah dipikirin matang-matang. Tinggal sadar konsekuensix aja kan di akhirat nanti???
Hanya satu hal yang tdk bisa saya pahami sampai detik ini,knapa banyak perempuan-prempuan muslim yang melakukan pernikahan beda agama?Sesungguhnya hal tersebut adalah salah satu bentuk pemurtadan kan?Mbok ya, jangan karena terlalu mengagungkan nama CINTA, akhirat kalian tidak kalian pikirkan. Duniawi kalian lebih penting,dibanding pertanggungjawaban kalian kepada Yang Diatas di hari terakhir nanti?Masya Allah… Meski bukan muslimah yang benar-benar sempurna, tapi ‘pernikahan beda agama bagi seorang muslimah’ NO WAY…!!!!
Desember 17, 2007 pukul 11:03 pm
ada siaran ulang ga yah soale kemaren lupa nonton
Desember 18, 2007 pukul 12:54 am
Permisi,
ndak nonton…karena ga tertarik. maaf saja, memang tidak urusan dengan agama sih.
agama bikin pusing.
Desember 18, 2007 pukul 3:02 am
ikutan baca
Desember 18, 2007 pukul 3:19 am
@toto
mengingatkan tapi dengan cara memfitnah?? membuat orang paranoid?? umat terpecah belah ?? .. well… ?? grow up!
@indiegal “rasa2nya di hari yang sama kita sedang tertawa bersama juga (hehehe)”
iya.. seneng ada temen yang bisa diajak ketawa bareng.. hehehehe..
kasian ya yang kemaren ketakutan.. takut ama apa coba? padahal kita2 disini pada cengengesan.. hihihi…
Desember 18, 2007 pukul 4:32 am
Operator telco sedang menghitung laba, dan sekalian mikir mo nyebar isu apa lagi.
Desember 18, 2007 pukul 5:10 am
ok pisss maan…..
Desember 18, 2007 pukul 6:21 am
hehehe..yang untung lagi2 media yang menyiarkan,semakin kontroversial acaranya semakin naik juga ratingnya..
*kita emang bodoh*
Desember 18, 2007 pukul 8:00 am
kasihan ya bangsa indonesia ini. sinetron abal-abal tentang perdukunan, klenik, perselingkuhan diberi tempat luas. tapi sinetron tentang kasih Tuhan malah disarankan untuk tidak ditonton. aneh bin ajaib! bangsa indonesia sedang sakit, tidak pernah dewasa ….
Desember 18, 2007 pukul 8:28 am
Makanya kalau semunya mau terayomi dan hidup dalam ekdaimaian “TERAPKAN SYARIAT ISLAM SECARA KAFFAH”
insya Alloh Indonesia akan emnuju kejayaan
Desember 18, 2007 pukul 10:44 am
emang aneh iklim agama di indonesia. tenggang rasa rasanya cuma di kulit/muka saja.
Seharusnya agama menjadikan orang lebih baik, lebih berbudi pekerti, lebih tenggang rasa, bukan dijadikan alat atau alasan untuk bertentangan.
Sebagai seorang muslim, saya merasa memang kita diajarin untuk paranoid.. bahkan mungkin dari kecil. Padahal seharusnya pada orang-tua guru dll membantu anak/murid untuk memahami agama dan akhirnya menjadi anak yg berbudi baik, selalu ingat pada TUHAN apabila melakukan kegiatannya, sehingga tidak muncul KORUPTOR-KORUPTOR , apalagi koruptor bersorban. amit-amit deh.
Kapan indonesia bisa maju ???
Desember 18, 2007 pukul 11:09 am
salam kenal indiegal, bagus nih tulisannya. pretty objective. Saya ini muslim yg taat, dan syukur saya gak ikut2an kena pengrauh iklan terselubung “jangan nonton my hope” yg tersebar di milis2 dan blogosphere. dan saya emang gak terlalu tertarik sama yg beginian. mengenai sinetron yg dibilang katanya itu juga islamisasi, saya berani katakan TIDAK ada satupun sinetron yg mengklaim diri sebagai sinetron islami itu bner2 islami, paling yg agak2 islami itu ada sinetron2 buatannya om deddy mizwar, selain itu Semuanya sama sekali gak islami.
trus ttg kristenisasi, mungkin mbak indiegal nganggep bahwa iman itu tidak bisa dibentuk dengan hipnotis, tapi percayalah… ada sekelompok umat kristiani yg menggunakan cara yg gak bner dalam menyebarakan ajarannya, salah satunya dengan cara hipnotis. orang2 yg terhipnotis itu emang dalam otaknya terprogram bahwa yesus itu adlaah tuhannya, tapi hatinya masih tetap pada keimanan awalnya. banyak koq bukti2 mereka yg melakukan hipnotis ini. Dan yg saya yakini adalah Umat kristiani yg “berdakwah” dengan cara2 seperti itu bukanlah pihak yg bner.
Kita harus terus mendewasakan masyarakat Indonesia ttg toleransi antar agama. salah satu caranya ya mungkin dengan ngeblog ini ya…
Desember 18, 2007 pukul 12:13 pm
@mas sunan,
You said,
“bingung tinggal di masyarakat yang aneh,la anda siapa lahir di mana dan hidup di mana?
Mas, gak liat komentar orang lain… ? Yang bingung bukan saya aja mas… Hehehe.
You said,
dan yang di sebut aneh tuh yang minoritas apa yang mayoritas?
Mayoritas.
You said,
perlu anda ketahui, bagi orang muslim itu semua sama saja, mereka bersekongkol baik langsung maupun tak langsung dalam misinya terhadap islam,sampai akir zaman, bahkan di kutip dalam Al-Qur’an bahwa “sesungguhnya mereka orang kafir(selain islam) tidak akan rela terhadapmu sehingga kamu(muslim) mengikuti seperti keyaqinanya(kafir)…..saya yaqin itu benar kalo setiap manusia mau jujur terhadap hatikecilnya yang cerah,
Itu kata sebuah buku yang mempengaruhi pemikiran banyak orang. Jadilah sebagaimana yang kau imani…
No religion debate in this topic, okay…
Santai aje, brur….
Desember 18, 2007 pukul 12:17 pm
@kamal87,
You said,
orang2 yg terhipnotis itu emang dalam otaknya terprogram bahwa yesus itu adlaah tuhannya, tapi hatinya masih tetap pada keimanan awalnya. banyak koq bukti2 mereka yg melakukan hipnotis ini.
*penasaran mode on*
Huhuhu, show me the proves, please…
^_^
You said,
Kita harus terus mendewasakan masyarakat Indonesia ttg toleransi antar agama. salah satu caranya ya mungkin dengan ngeblog ini ya…
Very agree with you, bro… !!!
Blogging yg bertujuan memperkenalkan toleransi kepada sesama… Hehehe…
Desember 18, 2007 pukul 1:09 pm
iyah… bener2 dah orang Indonesia. gitu aja kok hebohh!!!
khan yang untung media masanya juga. lagian ngapain coba, kiat ribut buat hal-hal kayak gini, nguras pulsa boouuwww…. zaman kayak gini masih mau boros,… nyari uangnya syuysyah euy… udah… biarin aja mereka sibuk sendiri. nyang pasyi kiat gak ikut2an murtad.. kita kudu yakin ma agama kita ndiri, jangan asal lihat agama orang bagus aja, ikut2an. khan blom tentu orang itu leboh baeek… Toooeeellllllll…
Desember 18, 2007 pukul 6:50 pm
Dengan kata lain.. Kalau ga bisa paranoid terhadap agama lain berarti ga Islam. Begitu ya? Tape deeeeee….
Desember 20, 2007 pukul 5:18 am
Salam kenal.
Gw bingung dengan isu Kristenisasi atau yang lainnya. Kristenisasi itu kan berarti memaksakan orang buat menganut agama Kristen. Ga ada gunanya maksain orang buat menganut suatu agama. Agama itu cuma buatan manusia. Yang penting bukan agamanya, yang penting itu ya Tuhan sendiri.
@kamal87
halo mal…
ketemu juga di blogsphere
Punya bukti ya tentang hipnotis2 itu..? Mau tau dong. Mungkin kita bisa diskusi langsung (mungkin nanti klo udah mulai kuliah lagi…
G.B.U. All
Desember 20, 2007 pukul 5:35 pm
[...] salah satu sisi yang lain komen dari sinetron “Sebuah Penantian” dari my sister Indiegal (klik aja to read [...]
Desember 24, 2007 pukul 8:25 am
Hmmm. . . . . .
Sbagai umat muslim gw juga agak prihatin sih, soalnya film ini dianggap bakal bikin murtad. Tp gw lom prnah nonton sih (Mles nonton sinetron.).
Gw lom tau juga sih apa ada umat nonkristiani yg nonton film ni shingga kita tau apa tu film menghipnotis dirinya.
Klo ngak brarti ini cuman “ajang promosi doang.”
———————————————————————–
Peace.
Desember 27, 2007 pukul 8:29 am
hai..hai..Tammy bagus tulisannya cuman saya kagak negerti Sinetron apa ya? Maklum terlampau jauh dari hingar bingar Jakarta…
Peace to you
Merry Christmas and Happy New Year
Januari 4, 2008 pukul 8:11 am
salam kenal,
usul mbak indy, sekalian aja yuk kita buat sinetron kristenisasi.
Januari 7, 2008 pukul 5:50 am
@nancy,
hi ibu Nancy,
Wah.. brarti sewaktu masih di Indo, Ibu Nancy belum melihat booming sinetron seperti sekarang ya… hehehe.
Sinetron adalah opera sabun produksi rumah-rumah produksi Indonesia. Kebanyakan kisah sinetron yang ada tuh sangat maksa, gak educate (krn ada kisah irasional, klenik, kekerasan, dll), dan terlalu banyak kisah imajinasi belaka yang tidak realistis. Dan akhir-akhir ini, terlalu banyak sinetron Indonesia yang meng-copy dari kisah-kisah luar negeri (oriental soap opera, terutama)
Dan sekarang sinetron itu banyak sekali, hampir di semua stasiun televisi kita ada konten sinetron-nya. Sebagian besar orang juga berpendapat, sinetron seperti pembodohan masyarakat. Tapi teteup aja di Indonesia ini banyak yang suka… hehehe…
Begitu bu…
Yes bu,
PEACE TO YOU too
MERRY CHRISTMAS & HAPPY NEW YEAR FOR YOU AND FAMILY ! GOD BLESS !
Januari 7, 2008 pukul 5:53 am
@alex,
bikin sinetron kristenisasi ?
Hahahaha….
Mo bikin sinetron aja belum ada modal en belum tentu bakal balik modal. Mo bikin sinetron tuk kristenin orang lagi ??? Hihihi…
Januari 24, 2008 pukul 8:11 pm
[...] Sabtu Kemarin Ada Pemurtadan Masal ! [...]
Januari 27, 2008 pukul 4:48 pm
wadhuuhhhhhh kenyang saya dah dengan acara dakwah, haji , ustadz , muslim berpakaian kearab-araban main sinetron dengan ayat suci dan bahasa arabs. 365 hari full. apalagi bulan puasa, 24 jam nonstop, nahh ada sinetron berbau kristen aja… masih bauuu nya tokk koq sdh kebakaran jenggot? yang pemurtadan,kek. kristenisasi kek, kafir kek ..apa masih kurang 365 hari dalam 1 tahun berdakwahdi TV lewat sinetron, talk showato pun goshipppp ???????????? ente semua bahlul al amin al kadhal alkoholll alamakkkkk .
terus menentang umat lain dengan teror imbalannya masuk surga dengan bonus 32 malaikat cantik sexy dan perawan selamanya.. alias di surga kalian muslim2 akan didampingi malaikat perawan sexy . tapi kalian diimpotenkan oleh ALLAH SWT. karena si malaikat perawan haruslah tetap perawan, nggak boleh di tiduri”( sex) .
kaciaaaaaaaaaaaaaaaaaaannn deh loe!!!